You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lurah dan Camat Tingkatkan Patroli Usai Sahur
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Lurah dan Camat Tingkatkan Patroli Usai Sahur

Mengantisipasi tawuran yang kerap terjadi menjelang atau usai sahur, Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi menginstruksikan lurah dan camat untuk melakukan pengawasan dini hari.

Lurah camat setiap habis sahur keluar semua untuk mencegah tawuran

"Lurah camat setiap habis sahur keluar semua untuk mencegah tawuran," kata Tri, Senin (20/6).

Dikatakan Tri, dalam rangka menjaga kesucian bulan Ramadan orangtua perlu mengajak anak untuk berkegiatan religi. "Anak-anak diajak ke masjid suruh belajar adzan, jangan bilangnya mau shalat subuh tapi malah berantem," ucapnya.

13 Posko Anti Tawuran Didirikan di Tanjung Priok

Sementara Kasat Pol PP Jakarta Selatan, Ujang Harmawan juga menginstruksikan kepada seluruh anggotanya untuk meningkatkan razia minuman keras dan beralkohol dengan didampingi Muspika, dari Polsek dan Koramil. Pasalnya, miras menjadi pemicu paling potensial terjadinya tawuran setelah petasan.

"Namanya anak-anak remaja tanggung, ada kumpul-kumpul terus ribut. Berawal paling besar dari miras, karena banyak kejadian bukan hanya di Jakarta, miras memicu kriminalitas dan asusila. Harus dibarengi itu petasan dan miras," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6883 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5678 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3425 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2128 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1894 personAnita Karyati